Minggu, 11 Oktober 2009

Penggerebekan Teroris di Ciputat Saksi: Foto SJ & Syarir Tak Mirip Pemilik Kos


Markas Besar Polri akan mengumumkan dua teroris yang ditembak mati di kawasan Ciputat, Tangerang Timur, pada Senin, 12 Oktober 2009 besok. Meski diduga kuat, dua itu belum bisa dipastikan milik teroris kakak beradik, Saefudin Zuhri alias Saefudin Jaelani dan M Syahrir.

Seperti diberitakan TvOne, Minggu, 11 Oktober 2009, pemilik kos yang kamarnya bersebelahan dengan kamar kos 'duo teroris' itu, mengaku tidak ada kemiripan antara foto Saefudin dan M Syahrir.

"Dua orang yang dinyatakan tewas itu tidak ada kemiripan dengan Sony. Ternyata, ada dua orang selain Sony," kata si pemilik kos, Bahrudin. 

Menurut dia, pemilik kamar kos nomor 15 yang bernama Sony itu mengaku sebagai mahasiswa semester sembilan. "Tetapi dia tidak pernah bilang kuliah dimana," ujarnya lagi.

Detasemen Khusus 88 antiteror sudah membawa sejumlah barang bukti dari kamar 15 yang diduga kuat tempat menginap Syaifudin Zuhri dan M Syahrir. Barang bukti itu antara lain, sepatu gunung, dua tas gunung, helm, baju batik dan bungkusan plastik berwana hitam.

Sekitar pukul 11.30 Jumat, 9 Oktober 2009, dua orang yang diduga Syaifudin Zuhri alias Saefudin Jaelani (SJ) dan M Syahrir tewas dalam penggerebekan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror di rumah kos itu.

Selama sepekan terakhir, keduanya menjadikan kamar nomor 15 di lantai dua rumah kos itu sebagai tempat persembunyian.
SJ disebut-sebut sebagai pengganti Noordin M Top.  Sejumlah pengamat terorisme menuturkan bahwa  sang ustad cukup kuat posisinya dalam jaringan in

ismoko.widjaya
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog