Minggu, 10 Januari 2010

Tips Agar Si Buah Hati Lelap Tidur




Kualitas tidur bayi tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari. Berikut beberapa tips agar si buah hati terlelap tidur.

Bayi menghabiskan belasan jam per hari untuk tidur. Bahkan bayi yang baru lahir bisa menghabiskan waktu sekitar 16-18 jam per hari untuk tidur. Dengan bertambahnya umur, waktu tidurnya pun berkurang. Bayi usia setahun menghabiskan waktu antara 14-16 jam.

Kualitas tidur bayi tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari.

Berikut beberapa tips agar si buah hati terlelap tidur.

1. Berikan makanan dan minuman yang cukup.

Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makanan dan minuman bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.

2. Kenakan baju yang tepat.

Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar, tapi juga jangan terlalu kecil sehingga tidak membuatnya sesak. Pilih baju tidur yang
bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.

3. Bersihkan badan.

Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal. Karena itu, seka tubuh bayi dengan kain lap basah sebelum tidur. Kalau perlu, sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.

4. Atur kamar dan ruang tidur.

Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Pengaturan kamar ini meliputi pengaturan tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri.

Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya.Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga. Jangan gunakan pewangi ruangan dan antinyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Gunakan kelambu untuk melindungi bayi dari serangan nyamuk.

5. Cat dinding.

Pilih cat dinding dengan warna lembut. Warna cat yang gelap bisa membuat anak takut. Bila ingin memasang gambar, pilih gambar yang indah atau menyenangkan seperti pemandangan atau gambar kartun kesukaan si kecil. Tak perlu memasang gambar yang bisa mebuat anak berfantasi yang menakutkan.

6. Buang air sebelum tidur.

Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang hal ini tidak lantas menjadi jaminan bahwa bayi tidak BAB dan BAK pada malam hari karena sering atau tidaknya bayi buang air dipengaruhi juga oleh asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya bayi terbiasa mangatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK.

Nah, agar bayi bisa tetap "kering", jangan memberinya susu jika ia bangun malam hari. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam.

7. Mendongeng.

Dongeng dapat membuat bayi cepat terlelap. Pilihlah buku dongeng yang lucu, menarik, dan singkat. Bacakan secara lembut dan berulang-ulang. Tapi Anda harus ingat baik-baik bahwa tidak semua bayi bisa menikmati cerita. Efektivitas cara ini juga sangat tergantung pada kemampuan orangtua mendongeng. Jika bayi kelihatan tidak tertarik pada cerita yang Anda baca, jangan dipaksakan. Ganti dengan buku yang gambarnya lebih menarik, tidak terlalu banyak detail, atau cari cara lain yang lebih efektif.

8. Bernyanyilah dan bisikan kata-kata mesra.

Lengkapi dongeng dengan nyanyian "Nina Bobo" atau lagu lain sejenisnya yang mampu menenangkan bayi. Begitu juga kata-kata penuh rasa sayang. Ucapkan kata-kata itu dengan lembut dan sayup-sayup di telinganya. Semua itu bisa membuat bayi tenang. Ulangi kata-kata tersebut setiap kali meletakkan bayi di tempat tidur. Ketenangan merupakan kunci bayi tidur pulas.

9. Musik pengantar tidur.

Musik yang indah akan membuai bayi dengan cepat. Apalagi jika si ibu sudah terbiasa memperdengarkan musik sejak bayi masih berada di dalam rahimnya. Beberapa bayi berhasil ditenangkan dengan cara-cara ini. Karena itu, tak ada salahnya Anda mencoba cara ini. Ingat baik-baik, musik juga memberikan efek terapi yang dapat merangsang perkembangan otak bayi.

10. Pola hidup teratur dan hindari stres.

Rutinitas yang dilakukan bayi sejak bangun tidur hingga menjelang tidur kembali (mandi, makan, main, buang air, membersihkan gigi dan sebagainya) membantunya menemukan ritme kehidupan. Ritme teratur membuat bayi mampu melakukan antisipasi terhadap situasi sehingga
dengan bagitu ia dapat memperoleh kestabilan emosi. Kestabilan ini sangat mempengaruhi kualitas tidur bayi

sumber : indofamily

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog