Kamis, 03 Desember 2009

DUNIA: Laboratorium Senjata Korsel Meledak


VIVAnews - Sedikitnya satu orang peneliti meninggal dan lima orang lainnya luka-luka akibat ledakan di sebuah laboratorium senjata milik pemerintah Korea Selatan di Pocheon, Kamis, 3 November 2009.

Menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap, ledakan terjadi pada pukul 11.40 siang waktu setempat di lapangan uji senjata Agen Pengembangan Pertahanan Pocheon, 40 kilometer di wilayah bagian tenggara Seoul. "Ledakan terjadi saat peneliti sedang menguji bahan peledak dan senjata api 155 milimeter," kepolisian mengungkapkan. 

Seorang peneliti Agen Pengembangan Alat Pertahanan Nasional (ADD) meninggal, sedangkan dua orang peneliti lainnya mengalami luka serius. Tiga orang peneliti Agen Teknologi Pertahanan (DTAQ) juga mengalami luka-luka.

Juru bicara Program Pertahanan Pemerintah (DAPA) menjelaskan ledakan terjadi setelah peneliti memasukkan bahan peledak untuk diuji coba. "Ujicoba untuk memastikan apakah mesin bekerja sesuai yang diharapkan." Dia menambahkan dalam ujicoba itu hadir sekitar 15 orang peneliti.

ADD merupakan lembaga pengembangan senjata pemerintah Korea Selatan  yang berdiri sejak 1970. Sementara CTAQ mengawasi produksi persenjataan maupun perlengkapan militer impor yang masuk ke Korea Selatan. Insiden ledakan di laboratorium senjata ini pernah terjadi pada 1981.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog