Senin, 28 Desember 2009

SEX: Capai Orgasme Dengan Titik G-Spot



Banyak wanita menginginkan orgasme G-spot. Tetapi dalam kenyataannya keinginan itu hanyalah mitos. Bagi sebagian wanita, ketika G-spot miliknya mendapat rangsangan, bahkan dengan cara yang benar sekalipun, akan menghasilkan sensasi yang sangat tidak nyaman. Semua wanita memang menginginkan orgasme melalui G-spot, tapi satu hal yang harus disadari adalah ketika titik G-Spot disentuh itu dapat membuat wanita merasa ingin buang air kecil secara tiba-tiba.
Ini bukan satu hal yang menyenangkan. Selain bisa menyebabkan rasa sakit, semua tindakan merangsang G-spot dapat mengganggu gairah wanita. Memang benar, beberapa wanita suka dirangsang bagian G-spot-nya, tetapi banyak juga yang tidak suka. Seorang ahli terapis dan psikologis, Alfred C Kinsey pernah mencoba menarik kesimpulan bahwa orgasme adalah letupan yang dialami tubuh sebagai akibat dari tegangan neuromuscular (ketegangan otot dan syaraf) yang memuncak. Artinya, ketika melakukan hubungan seks, kita memang sengaja menegangkan diri untuk kemudian merasakan kenikmatan luar biasa setelah melewati puncak ketegangan.
Apa saja yang terjadi pada tubuh saat orgasme? Yang pasti jantung Anda berdetak lebih cepat dan nafas menjadi lebih berat akibat otot di paru-paru menegang. Rangsangan dan sentuhan yang Anda rasakan memacu otak memproduksi hormon endorfin dan oksitosin. Keberadaan hormon-hormon inilah yang membuat Anda merasa senang dan tubuh lebih rileks. Selain itu, darah mengalir lebih cepat ke seluruh tubuh termasuk daerah genital, dan menciptakan tekanan yang membuat otot-otot di bagian organ tubuh itu berkontraksi.
Kontraksi inilah yang mengarah pada otot panggul dan terjadi antara 5-15 kali dengan seling waktu 0,8-1 detik. Dengan bereksperimen, seorang wanita dapat menemukan jenis rangsangan yang ia rasa paling cocok. Rangsangan dengan Mr Dick biasanya lebih efektif bila dilakukan dengan tekanan tetap dan santai, bukan dengan sodokan Mr Dick yang biasa, karena G-spot biasanya perlu tekanan kuat dan di tempat yang sama.
Menambah tekanan secara perlahan akan membantu menemukan tekanan optimum untuk kenikmatan erotis tanpa rasa sakit. Beberapa wanita mampu mencapai klimaks hanya dengan tekanan semacam ini; untuk beberapa lainnya mungkin akan sangat menaikkan tingkat rangsangannya. G-Spot dapat dirangsang sebelum sanggama berlangsung. Caranya: dengan meraba. Pastikan untuk buang air kecil ketika Anda akan memulai eksplorasi tersebut.
Letak titik G berbeda untuk tiap wanita. Biasanya terletak kira-kira 5 cm di lorong vagina pada dinding anterior (bagian atas ke arah perut). Sesudah meraba, lakukan eksplorasi. Mulai dengan posisi tubuh terbaring dan pinggul agak terangkat yang ditinggikan dengan bantal. Dalam posisi ini, pasangan Anda dapat memasukkan jarinya ke dalam vagina dan memulai eksplorasi secara ‘halus’.
Ada beberapa posisi layak coba yang menurut Deborah Sundahl, penulis Female Ejaculation and the G-Spot dapat membuat wanita mampu mencapai orgasme melalui sentuhan G-Spot, yakni:
1. Modifikasi
Missionari Ini merupakan posisi standar dengan pria di atas wanita. Posisi ini memang lebih cepat membuat wanita mencapai orgasme. Gaya ini termasuk klasik. Namun Anda bisa membumbuinya dengan sedikit modifikasi. Wanita bisa berbaring telentang dan meletakkan kedua kaki di pundak pasangan. Dengan posisi ini, klitoris akan lebih mudah terstimulasi hingga mencapai orgasme. Selain itu, si pria juga bisa leluasa mengeksplorasi bagian G-spot wanita tanpa harus menimbulkan rasa sakit.
2. Duduk Santai
Posisi wanita duduk santai dengan pria di posisi berdiri mungkin bisa Anda coba. Posisi ini cocok untuk melakukan penetrasi dalam dan stimulasi intens pada bagian G-spot. Jika tubuh wanita lebih pendek dari pria, cobalah menggunakan kursi yang lebih tinggi atau duduk di bibir meja. Hal ini memungkinkan kontak mata yang lebih sering saat Anda melakukannya. Anda jadi lebih leluasa menatap wajahnya dan mudah melakukan komunikasi.
3. Back Stand
Posisi ini agak mirip dengan doggy-style. Bedanya, posisi ini menuntut Anda dan pasangan untuk bercinta sambil berdiri. Gerakan mendorong pasangan akan langsung mengenai bagian G-spot. Jangan lupa, sebelum penetrasi sebaiknya G-spot sudah dirangsang terlebih dulu. Jangan takut dan malas berkomunikasi dengan pasangan jika gerakannya terlalu cepat atau pelan.
4. Silat Lidah
Banyak wanita mengaku lebih mudah mencapai orgasme dengan seks oral. Coba saja! Wanita bisa meminta pasangan untuk mengeksplorasi bagian-bagian di sekitar klitoris, seperti saluran uretha dan vagina dengan lidah. Untuk pria, sebaiknya dilakukan secara perlahan agar wanita lebih rileks dan lebih lama merasakan sensasinya. Jika sudah merasa cukup terangsang, lakukanlah gaya apa saja yang Anda inginkan. Dalam hitungan detik, orgasme pun akan tercapai.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog