Rabu, 09 Desember 2009

IT: Apple Beli Situs Musik Online


VIVAnews - Memperkuat layanan musik online di Internet, Apple Inc mengumumkan akuisisinya terhadap penjaja musik retail Lala.com. Situs tersebut, menandai turunnya popularitas file MP3 sejak ia menyuguhkan aplikasi streaming berkecepatan tinggi.

Steve Dowling, jurubicara Apple mengkonfirmasi pembelian perusahaan tersebut. Namun, sayangnya dia enggan memaparkan informasi lebih lanjut, termasuk jumlah kocek yang dirogoh perusahan Silicon Valley itu.

“Kami membeli perusahaan teknologi kecil dari waktu ke waktu, dan umumnya kami tidak pernah mengungkapkan apa tujuan dan rencana kami setelah itu. Tunggu saja kejutannya,” kata Dowling, yang dikutip VIVAnews dari Cellular News, 8 Desember 2009.

Lala.com telah mengembangkan aplikasi, yang sejatinya belum pernah di luncurkan ke publik, yang memungkinan pengguna untuk membeli hak cipta streaming sejumlah lagu digital dari berbagai era melalui iPhone-nya. Uang yang perlu dirogoh untuk satu lagunya cukup murah, 10 sen saja atau setara Rp 950.

Ada harga ada rupa. Ternyata dengan harga yang murah, konsumen tidak akan mendapat kualitas musik sebagus lagu-lagu yang dijajakan kios iTunes, yang mana harganya berkisar antara 69 sen hingga US$ 1,29 per lagunya.

Melihat latar belakangnya, Lala merupakan sebuah perusahaan privat yang berkantor di Palo Alto, California. Berdiri sejak 2006 dengan suntikan dana Bain Capital LLC, Ignition Partners, dan Warner Music Group Corp, Lala memakan modal hingga US$ 35 juta atau sekitar Rp 330 miliar. Mulanya, Lala hanya sebuah situs penjual CD fisik yang mana kemudian diluncurkan kembali sebagai penjaja musik retail pada Oktober 2008.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog