Selasa, 29 September 2009

Andy Williams Sebut Obama Marxist


Andy Williams, veteran penyanyi pop, menuduh Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengikuti teori Marxist dan ingin menjerumuskan Negeri Paman Sam kepada kegagalan.

Williams, pendukung setia Partai Republik, kepada Radio Times

Penyanyi berusia 81 tahun ini merupakan kawan dekat keluarga Kennedy pada 1960an, dan hadir pada rally di Los Angeles di mana Robert F Kennedy terbunuh pada 1968. Asal tahu saja, haluan politik keluarga Kennedy adalah Demokrat.

"Saya sangat dekat dengan Bobby dan dia meminta saya untuk menjadi delegasi dia ketika dia maju sebagai capres," akunya, seperti dikutip melalui Telegraph, Selasa (29/9/2009).

"Dia mengetahui saya sebagai seorang Republikan, namun hanya tertawa dan berkata, 'Mendaftarlah sebagai anggota Demokrat dan kembalilah sesudah itu'. Yang menyedihkan, saya tidak pernah melakukan itu."

"Saya juga dekat dengan Teddy Kennedy, dan kematiannya baru-baru ini membawa itu semua kembali. Sungguh sebuah tragedi. Saya pikir Bobby bisa menjadi seorang presiden yang besar." Ted Kennedy merupakan pendukung pencalonan Barack Obama sebagai presiden.

Namun Williams mengaku tidak menyukai Presiden Barack Obama. "Saya tidak menyukainya," kata penyanyi yang terkenal dengan lagunya Speak Softly Love dan Love Story ini.

"Saya pikir dia (Obama) ingin menciptakan sebuah negara sosialis. Orang-orang yang bergaul dengannya bersayap kiri. Salah satunya adalah terdaftar sebagai seorang Komunis."

"Obama mengikuti teori Marxist. Dia mengambil alih bank-bank dan industri mobil. Dia ingin negara gagal," nilainya.

Para politisi, tokoh media, dan aktivis konservatif sebelumnya juga menuduh Presiden AS pertama dari kalangan kulit hitam itu mendukung gagasan-gagasan sosialis.

Awal bulan ini, Jim Greer, ketua Partai Republik di Florida, mengatakan dirinya benar-benar terkejut bahwa dolar yang diperoleh negara dari para pembayar pajak telah digunakan untuk menyebarkan ideologi sosialis Obama.(jri)
mengatakan dirinya menduga Obama ingin mengubah AS menjadi negeri sosialis.
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog