Sabtu, 26 September 2009

7 Korban Tewas Tanjakan Emen, Warga Serpong


Tujuh jenazah korban kecelakaan di Tanjakan Emen, sampai Sabtu (26/9) malam masih berada di kamar jenazah RSU Subang, Jawa Barat. Kecelakaan yang terjadi Sabtu pukul 17.35 itu, menimpa bus carteran yang mengalami rem blong di Tanjakan Emen, Subang.

Dari Subang, wartawan Kompas melaporkan, ketujuh korban tewas (bukan delapan, seperti diberitakan sebelumnya) adalah Nasih, Jayadi, Edi, Jemar, Zaskia, Remi, dan Misnih, semuanya warga Buaran, Serpong, Tangerang Selatan. Dari tujuh korban tewas itu, lima di antaranya masih ada hubungan keluarga, kecuali Remi dan Misnih. Zaskia (3) adalah keponakan Jayadi (18).

Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Sugiono Sabtu malam mengungkapkan, bus carteran itu ditumpangi 41 orang, padahal kapasitas bus hanya 30 orang. Para penumpang semuanya berasal dari Serpong, Tangerang Selatan. Mereka mencarter bus, berwisata ke Tangkuban Perahu.

Dalam perjalanan pulang, bus yang ditumpangi itu mengalami rem blong. Bus itu tak bisa dikendalikan lagi, sempat menyambar sedan di tepi jalan, kemudian terbalik dan terguling-guling. Tiga orang tewas di lokasi kejadian, empat lainnya di RSU Subang.

Salah satu korban selamat adalah Ny Laeli, yang baru menikah lima bulan lalu dengan Jayadi -salah satu korban tewas. Laeli yang sedang hamil empat bulan itu, mengalami patah tangan kanan dan kehilangan daun telinga kanannya. Ibunda Laeli, Ny Maryati (37) termasuk korban yang selamat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog