Senin, 28 September 2009

Punya Pasangan Populer, Bangga atau Cemas?



Kenali taktik hadapi pasangan populer agar si dia tak akan mengalihkan cintanya dari Anda.

Wanita mana yang tidak bangga punya pasangan dikagumi banyak wanita di sekelilingnya. Yang pasti, banyak wanita yang iri pada Anda. Masalahnya, jika si dia memiliki banyak ‘penggemar’, tentu bisa bikin Anda cemburu, tidak nyaman, dan khawatir tergoda wanita lain. 

Seorang pria bisa menjadi idola  karena profesi, jabatan, ketampanan atau kharismanya. Namun, memiliki pasangan yang menjadi idola memang tidak selalu mudah. Terkadang saat ia dikelilingi penggemarnya terbersit rasa “gerah” dan tentunya memicu rasa cemburu. Apalagi jika penggemarnya merupakan wanita-wanita muda.

Perasaan risih atau cemburu merupakan hal wajar. Tentunya sebagai wanita, sesekali akan muncul rasa khawatir jika suami dikelilingi begitu banyak penggemar apalagi jika penggemarnya bersikap berlebihan. Karena itu, kenali taktiknya agar pasangan tak akan mengalihkan cintanya dari Anda.

- Ungkapkan rasa bangga Anda padanya karena ia memiliki keistimewaan tersebut, bukan karena ia menjadi menjadi idola. Ungkapan Anda ini, bermakna besar bagi pasangan karena ia akan merasa dihargai. Jangan sampai ia malah merasa tidak dihargai hanya karena Anda tidak pernah mengungkapkan rasa bangga memilikinya.

- Cobalah mendamping si dia dengan nyaman. Seringkali saat mendampingi pasangan pusat perhatian hanya tertuju padanya. Tentu saja hal itu membuat rasa tidak nyaman dan terkadang menimbulkan rasa minder atau tidak percaya diri. Hal itu bisa Anda hindari dengan meminta dukungan pada pasangan.

- Jangan menyimpan sendiri rasa khawatir. ungkapkanlah padanya. Katakan padanya hal yang membuat Anda khawatir. Ungkapkan pada pasangan kalau Anda mempercayainya. Mintalah padanya untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah Anda berikan.

- Bila ada ‘penggemar’ yang mengejar-ngejar pasangan, sebaiknya Anda jangan langsung panik. Coba ajak si dia untuk menangani masalah ini. Bicara soal sikap yang dewasa dan menyikapi dengan kepala dingin memang mudah. Namun, terkadang sulit untuk berpikir jernih jika hati sudah telanjur panas akibat cemburu dan khawatir yang berlebihan. • VIVAnews 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog