Sabtu, 26 September 2009

Toko Emas Dirampok, Perempuan Hamil Digorok


Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease masih mengejar sejumlah perampok dan pembunuh di toko emas "Victoria" di Jalan DI Panjaitan Ambon, Sabtu (26/9) siang.
"Kami masih mengejar pelaku perampokan dan pembunuhan toko emas 'Victoria' yang menyebabkan Ny. Lamria Tampubolon (34) yang menjaga toko itu tewas mengenaskan," kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Andreas D. Widjaya di Ambon, Sabtu.
Polisi menutup pintu-pintu keluar Ambon seperti Bandara Internasional Pattimura, dermaga pelabuhan laut dan jalur penyeberangan ke Pulau Buru dan  Pulau Seram. Hal ini untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kabur ke daerah lain.
Pemilik toko emas "Victoria", Joice Magdalena Tampubolon kepada polisi menjelaskan, awalnya dia hendak pergi ke pasar tetapi sempat singgah di toko pada Sabtu pukul 08:30 WIT.  Ketika masuk ke ruang toko, ternyata etalase perhiasan emas sudah berantakan. Lamria Tampubolon tergeletak berlumuran darah. Leher kirinya luka gorok.
Melihat Lamria, saudara dekatnya itu tak bernyawa, Joice histeris berteriak minta tolong kepada petugas Samapta Polda Maluku yang kebetulan melintasi depan toko. Jenazah Lamria yang sedang  hamil delapan bulan ini dievakuasi ke Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Latumeten Ambon untuk diotopsi.
Menurut dr. Agustein dari RST dr. Latumeten, korban mengalami luka sabetan benda tajam di leher  kiri sepanjang 25 cm dari leher bagian belakang sampai depan, mengakibatkan arteri carotis terputus.  "Karena arteri ini terputus menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat dan kehabisan oksigen dan akibatnya jabang bayi dalam kandungan juga meninggal dunia," katanya.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menemukan barang bukti berupa sebilah parang dan berbagai perhiasan yang  tercecer di sekitar lokasi.
Polisi juga memeriksa seorang pengemudi becak yang kebetulan melihat seseorang keluar dari TKP sekitar pukul 08:00 WIT.
Sebelum terbunuh, korban yang tinggal bersama saksi Ny. Joice di kompleks asrama militer OSM Ambon masih sempat diantar suaminya untuk membuka toko perhiasan sejak Sabtu pagi sekitar pukul 07:30 WIT. Korban meninggalkan seorang anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog