Sabtu, 31 Oktober 2009

IT: Fitur Cerdas Melindungi Keamanan Mesin ATM




Kejahatan perbankan adalah persoalan yang berada di sekitar kita sehari-hari dan sering kali dianggap menjadi bagian dari kehidupan layaknya seperti kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Kejahatan perbankan pun menjadi semakin canggih merugikan pihak bank dan nasabah secara bersamaan.

Kejahatan perbankan dalam bentuk fisik seperti penodongan atau perampokan setelah nasabah ke luar dari bank atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) selalu berada di sekeliling kita. Orang pun berharap banyak kepada pengelola bank untuk bisa memperbaiki jasa keamanan nasabah, terutama di dalam atau sekitar ATM yang sering kali bermasalah.

Banyak lokasi ATM yang diperdaya oleh orang-orang jahat mengambil keuntungan dari persoalan teknologi ATM sebagai ”kasir yang tidak berbicara.” Banyak kasus, misalnya, rongga kartu ATM dihambat dan nasabah harus menghubungi nomor telepon tertentu dari stiker yang tertera di bawahnya.

Setelah menelepon, nasabah diminta nomor rahasia identifikasi personal (PIN) dan pelaku kejahatan pun bergegas masuk ke mesin ATM yang sudah diincar mengambil kartu ATM nasabah tersebut. Dan, dengan leluasa rekening nasabah dikuras sebanyak mungkin menggunakan kartu ATM nasabah yang sah, nomor PIN yang sah, tetapi oleh orang jahat.

Celakanya, sering kali nasabah tidak berdaya dan meyakinkan pihak bank kalau dirinya menjadi korban kejahatan. Proses layanan bank sangat lambat, nasabah menjadi stres karena kehilangan uang dan, sialnya, uang pun tidak bisa kembali dianggap seperti tabrak lari di jalan raya.

Keamanan nasabah

Ini adalah dilema teknologi, ketika mesin ATM yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia menjadi rentan kejahatan, mulai mengelabui nasabah sampai menggondol mesin ATM. Dan mungkin hanya di Indonesia mesin ATM harus dijaga satpam karena sangat rawan terhadap berbagai kejahatan.

Kemajuan teknologi komunikasi informasi sebenarnya memberikan alternatif lain terhadap persoalan ini dengan memperluas kemampuan solusi keamanan dan pengintaian dengan melakukan monitoring atas orang, benda, ataupun perilaku lain di lingkungan mesin ATM. Dan yang menarik, kemampuan ini sekarang tersedia secara terjangkau dan memiliki berbagai fitur teknologi termasuk algoritme yang canggih yang melakukannya.

Salah satu produk yang dicoba Kompas adalah Trendline buatan BlueStar SecuTech Inc, perusahaan asal China yang menyediakan teknologi perangkat keras dan lunak berupa ATM Specialized Digital Video Recording yang mampu memberikan perlindungan menyeluruh lingkungan mesin ATM.

Perangkat Trendline BSR-5003AMN memiliki penyimpanan digital yang memudahkan pengarsipan video digital untuk digunakan pada saat terjadinya kejahatan mesin ATM. Perangkat ini memiliki rongga video input untuk empat buat kamera analog, yang secara tersembunyi di simpan di dalam ruang mesin ATM.

Fitur menarik dari produk Trendline ini adalah kemampuan inteligensi algoritme perangkat lunaknya melakukan analisis video. Trenline memiliki algoritme yang mampu untuk melakukan identifikasi atas obyek yang hilang atau tidak dijaga di wilayah yang terlindungi.

Analisis ini termasuk kemampuan untuk mengenali poster atau stiker yang seharusnya tidak boleh ada pada mesin ATM, kamera yang tidak diotorisasi, ataupun obyek-obyek lain. Perangkat Trendline akan memonitor terus-menerus dan ketika terdeteksi akan memicu alarm bagi pihak keamanan bank untuk bertindak.

Fitur cerdas

Fitur lainnya menghitung orang (people counting), di mana jumlah orang pada daerah tertentu di dalam mesin ATM bisa ditentukan jumlahnya. Fitur ini sangat berguna, terutama untuk melindungi nasabah yang menarik uang pada malam hari ketika masuk sendirian ke dalam ruang mesin ATM.

Ada juga fitur yang memungkinkan untuk melindungi ruang tertentu dengan menggunakan fitur pagar semu (virtual fence), misalnya, hanya satu arah tertentu dalam ruang di bank yang bisa dilalui. Dan, ketika ada orang yang melanggarnya, alarm dipicu dan obyek yang tertangkap dalam kamera akan ditandai dengan segi empat berwarna dan diikuti geraknya.

Fitur ini juga dilengkapi dengan fitur lain yang disebut sebagai perlindungan perimeter, menetapkan semacam zona panas di mana wilayah tertentu tidak boleh ada obyek atau orang. Dan, yang paling canggih dari fitur Trendline ini adalah kemampuan untuk mendeteksi muka dengan masker.

Pendeteksian ini termasuk canggih bukan karena picu alarm bunyi karena orang masuk mesin ATM dengan helm, tetapi mampu mendeteksi orang yang menutup mulutnya dengan masker dan menggunakan topi walaupun mata dan hidungnya tidak ditutupi. Fitur ini tidak banyak dimiliki oleh perangkat sejenis yang tersedia di pasaran.

Dilengkapi koneksi jejaring digital LAN, perangkat Trendline ini bisa menjadi solusi menarik bagi perbankan untuk bisa melindungi diri dari kejahatan atas mesin ATM. Instalasi Trendline juga mudah dan bisa dilakukan secara cepat dan penggunaannya dengan perangkat antarmuka yang sederhana, tetapi memiliki fitur-fitur canggih, termasuk stempel hari dan waktu untuk memudahkan pencarian.

Melalui teknologi seperti Trendline ini dan ketika digunakan dengan nomor identifikasi tunggal yang akan diterapkan di Indonesia, akan mudah melacak siapa yang melakukan kejahatan atas mesin-mesin ATM yang marak terjadi selama ini. Dan, sekaligus memberikan perlindungan kepada nasabah untuk bertransaksi secara aman dan nyaman. (RLP)

Sumber: Kompas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog