Senin, 12 Oktober 2009

IMO Siapkan BlackBerry dan Nokia E Series


Ketika vendor-vendor ponsel lokal lain menggelontorkan 1-2 produk yang menyerupai desain perangkat BlackBerry atau ponsel Nokia ESeries, IMO justru muncul ke permukaan dengan tujuh varian teranyar berdesain serupa. Mulai dari BlackBerry, Nokia ESeries, Palm, hingga HTC, semuanya disuguhkan IMO dengan cita rasa lokal.

Mulai dari IMO G910, ponsel Nokia E71 ala IMO ini hadir dengan program bundle bersama Indosat dengan harga Rp 999.000. Di samping berdesain candybar Qwerty, ponsel ini juga menawarkan dual GSM 900/1800.

Tak hanya E71, ponsel dengan tombol navigasi serupa dengan E72 pun IMO mempunyainya. Selain beroperasi dual-ON GSM-GSM 900/1800, IMO B369, juga didukung dengan konektivitas data GPRS, lengkap dengan aplikasi Facebook dan chatting. Hanya saja, kapasitas baterainya di bawah G910 yang memiliki 1000 mAh, B369 cukup ditenagai 650 mAh.

Yang paling menarik, ketika vendor-vendor ponsel merk lokal lain menelurkan handset yang menyerupai fisik BlackBerry Bold atau Javelin, IMO justru merilis tiga ponsel sekaligus, ditambah ponsel BlackBerry Storm-alike.

Meskipun tak dilengkapi konektivitas 3G layaknya Bold orisinil, BlackBerry Bold ala IMO, B9000, yang mempunyai konektivitas sebatas GPRS masih memiliki jogball sebagai navigasi, platform Java, dan aplikasi Facebook, Yahoo Messenger, Opera Mini, dan Google sebagai pelipur lara penggunanya.

‘Bold’ seberat 109 gram ini juga menyematkan kamera berkemampuan 3,2 MP lengkap dengan flash light, lengkap dengan Bluetooth A2DP, mini USB, dan memori eksternal T-Flash.

Sementara ‘Javelin’ besutan IMO juga menyuguhkan fitur-fitur serupa dengan ‘Bold’. Beroperasi dual-on GSM-GSM 900/1800, ponsel candybar Qwerty ini telah dilengkapi navigasi trackball, kamera, radio FM, pemutar multimedia hingga Wi-Fi.

Begitu pula, ‘Storm’-nya, IMO S9000, mempunyai fitur konektivitas Wi-Fi 801.11 b/g, lengkap degan Bluetooth dan GPRS. Untuk ponsel layar sentuh TFT satu ini, daya tariknya justru terletak pada OS-nya, yakni Android.

“S9000 baru akan dilempar ke pasar pertengahan Oktober mendatang. Sementara yang lain dijual dengan kisaran 900 ribu hingga 1,5 juta rupiah, khusus S9000 dilepas di angka dua juta-an,” kata Sarwo Wargono, Presiden Direktur PT Koin, distributor resmi ponsel Philips dan IMO di Indonesia.

“Kami adalah local brand pertama yang mengantarkan ponsel menyerupai smartphone ber-OS Android. Untuk varian ponsel ini, di tahap awal, kami luncurkan satu produk dulu. Akan ada 3-4 produk yang disiapkan, tetapi baru akan diluncurkan tahun 2010,” ujar Sarwo, di sela Peluncuran IMO G910, di Jakarta, 12 Oktober 2009. • VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog