Selasa, 20 Oktober 2009

IT: LG GW 300, Pembunuh BB Versi Lokal?


VIVAnews - Ingin menyusul jejak BlackBerry dan Nokia yang sukses dengan ponsel Qwertynya di Indonesia, LG Mobile Communications Indonesia hari ini secara resmi meluncurkan ponsel QWERTY candybar horizontal perdananya, LG GW300.

Bila sebelumnya lebih sering menghadirkan ponsel QWERTY slider macam LG KT610, LG Prada, hingga LG KS360, walau terbilang terlambat LG kini mulai melirik besarnya peluang pasar pada segmen ponsel QWERTY candybar yang dinilai masih cukup potensial.
LG GW300 terpilih sebagai ponsel perdana untuk berkompetisi dengan pemain-pemain besar seperti BlackBerry, Nokia, Samsung maupun ponsel-ponsel brand lokal.
Menurut Usun Pringgodigdo, GM LG Mobile Communications Indonesia, selama ini, ponsel Qwerty yang beredar di Indonesia berada di level harga 500 ribu hingga di atas tiga juta rupiah. Dari hasil pengamatan LG, jajaran ponsel di level 1-2 juta rupiah masih belum begitu banyak di pasaran.
"Dengan Gw300, kami mencoba masuk di level itu," kata Usun saat ditemui wartawan di sela Peluncuran LG GW300 di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2009.

Usun percaya ponsel ini bisa bersaing dengan BlackBerry dan Nokia, karena harga GW300 relatif lebih murah, yakni sekitar Rp 1,5 juta. Sementara jika disejajarkan dengan ponsel Qwerty merk lokal, walaupun lebih mahal, LG yakin mereknya jauh lebih kuat di pasar.

"LG telah malang melintang di Indonesia sejak 20 tahun lalu. Sehingga, brad LG Mobile bisa dibilang cukup kuat di pasar Indonesia," katanya optimistis.

Ketimbang ponsel-ponsel merk lokal, kata Usun, ponsel LG lebih teruji, berlisensi, dan memenuhi berbagai sertifikasi kelayakan di berbagai negara. Di Indonesia, ponsel-ponsel besutan LG Mobile juga telah melalui uji kelayakan dari pemerintah.
Di segi fitur, LG GW300 memang relatif lebih mumpuni ketimbang ponsel merk lokal. Pada GW 300, LG membenamkan dua fitur unggulan yang diklaim Usun tidak didapati di ponsel merk lokal mana pun. Yakni, aplikasi Facebook dan LiveSquare.

"Fitur Facebook yang ditawarkan ponsel lokal hanya sekedar shortcut link, bukan aplikasi," ujarnya. Sementara LiveSquare adalah fitur yang memungkinkan pengguna menyimpan nomor kontak dalam bentuk avatar. "Jika ada komunikasi via telepon, SMS, maupun e-mail, maka pengguna akan mudah mengenali kontaknya dalam bentuk avatar.

Dari sisi desain, selain mengunggulkan bentuk candybarnya, LG juga mengandalkan dimensinya yang ramping ergonomis dengan 115,5 x 61 x 12,8 mm, dan berat 95 gram saja.

Sementara konektivitasnya, LG mengandalkan koneksi EDGE class 12 dan GPRS class 12,  Bluetooth v2.1 A2DP dan microUSB v2.0 sebagai pelengkap. Sayangnya ponsel ini tak menyediakan koneksi Wi-Fi.

Dalam pemasaran perdana LG GW300, LG menggandeng operator telekomunikasi 3 (tri) milik Hutchison CP Telecom. "Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan sepakat berkolaborasi dalam memberikan nilai tambah yang berorientasi pada kepuasan konsumen,"

Adapun paket bundling yang ditawarkan LG dan 3 meliputi layanan Yahoo Messenger, SMS berwarna, dan game dari Gameloft gratis selama sebulan. Selain itu juga disediakan koneksi Twitter via SMS secara cuma-cuma serta tarif pembicaraan spesial untuk 10 nomor dengan tarif Rp 30 per menit.

Untuk layanan datanya, 3 berjanji akan menyediakan 500KB gratis setiap harinya untuk setap isi ulang minimum Rp 10.000. Pilihan lainnya, dengan isi ulang minimum Rp 30.000, pelanggan akan berhak atas paket data setiap harinya selama sebulan.

Di tahap pertama, LG akan mengapalkan sekitar 50.000 unit ponsel GW300 ke seluruh Indonesia melalui jaringan pemasaran LG Mobile sendiri.
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog