Senin, 12 Oktober 2009

Lebih Jauh Soal Vaksin Kanker Serviks


Selain kanker payudara, penyakit mematikan yang banyak menyerang kaum wanita Indonesia adalah kanker serviks. Berdasarkan data penelitian patologi Indonesian Cancer Foundation, kanker serviks menempati urutan pertama dari 10 jenis kanker yang banyak diderita wanita di Indonesia.Kanker yang juga sering disebut kanker mulut rahim ini terjadi pada area serviks uterus. Area tersebut merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak di antara rahim (uterus) dengan vagina.

Dengan perkembangan teknologi, penyakit mematikan tersebut bisa dicegah. Pencegahannya yaitu dengan pemberian vaksin serviks yang disebut Gardasil. Penelitian menunjukkan Gardasil sangat efektif mencegah kanker serviks. Tetapi sampai saat ini kesadaran wanita Indonesia untuk melakukan vaksin serviks sangat rendah.

Harga vaksin yang cukup mahal juga sering dijadikan pertimbangan. Padahal jika diperhitungkan kembali, harga yang dikeluarkan untuk vaksin akan jauh lebih murah dibandingkan perawatan jika terkena penyakit tersebut. Saat ini harga vaksin kanker serviks berkisar antara Rp 600.000- Rp 800.000.

Vaksin kanker serviks ini, akan mencegah perubahan sel leher rahim menjadi sel kanker akibat terkena human papillomavirus (HPV). Sebenarnya, virus HPV pemicu kanker serviks bisa hilang dengan sendirinya karena ada sistem imunitas alami pada tubuh. Tetapi ada sebagian virus yang tidak menghilang dan tetap berada pada leher rahim. Virus yang menetap itulah yang memicu kanker serviks.

Para ahli kesehatan menyarankan vaksin tersebut diberikan pada wanita yang belum aktif secara seksual. Beberapa ahli kesehatan bahkan ada yang berpendapat, gadis yang berusia 10 tahun sudah bisa diberikan vaksin tersebut. Jika ingin vaksin tersebut diberikan pada anak perempuan Anda, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penjelasan secara medis.

Vaksin Gardasil ini diberikan dalam beberapa tahap. Dalam waktu enam bulan Anda akan menerima tiga suntikan. Jarak suntikan pertama ke suntikan kedua adalah dua bulan. Lalu suntikan ketiga akan diberikan empat bulan setelah suntikan kedua. Ketiga suntikan tersebut akan meningkatkan antibodi pada tubuh wanita dari serangan HPV. • VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog