Selasa, 13 Oktober 2009

Minuman Kemasan, Bolehkah?


SEJAK mengandung, Saskia jadi rajin mengonsumsi jus buah. Anytime...anywhere...jus buah kemasan pun menjadi pilihannya dengan alasan kepraktisan. Tapi Moms, terlalu sering mengonsumsi minuman kemasan tidak bagus lho untuk kesehatan, utamanya bagi ibu hamil dan janin.

Memang sih rasa haus akan hilang seketika, tapi kalau sedang hamil sebaiknya jangan berkompromi dulu deh. Selain berisiko bagi kesehatan Moms, janin pun menjadi taruhannya. Jadi, back to nature saja, yuk!

Untuk Anda yang penasaran ingin mengetahui minuman apa saja yang boleh dikonsumsi oleh BuMil, pemaparan pemaparan dr Cahyadi, SpOG dari Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading mampu menjawabnya.

Berisiko Terhadap Janin

Minuman kemasan seperti sari buah, minuman isotonik, teh, hingga kopi banyak sekali beredar di pasaran. Penampilannya yang menarik dan berwarna-warni dengan bentuk yang beragam membuat konsumen tertarik dan ingin meminumnya, apalagi dalam keadaan dingin. Hmm, segar...

Tapi tahukah Moms di dalam minuman tersebut mengandung apa saja? Dalam keadaan hamil banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis makanan dan minuman. Makanan maupun minuman yang mengandung bahan pengawet bukanlah pilihan cerdas kala hamil.

Mengapa? Di dalam minuman kemasan mengandung bahan kimia yang notabene tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Jangankan untuk ibu hamil, yang sedang tidak hamil saja disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman tersebut.

Kandungan bahan kimia seperti pewarna buatan, bahan pengawet, dan pemanis buatan bisa berbahaya terhadap perkembangan janin. Pasalnya dapat menghambat pertumbuhan fisik, otak dan fungsi organ tubuh sehingga bayi lahir dengan cacat fisik bahkan bisa terjadi kerusakan jantung. Sebenarnya sangat mudah jika ingin tetap sehat  yaitu dengan cara tidak sembarang memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh.

Tidak ada patokan berapa kali dalam sehari atau berapa kali dalam seminggu yang dibolehkan dalam mengonsumsi minuman kemasan. Sesekali mengonsumsi segarnya minuman kemasan boleh saja, tapi tetap saja, yang alami pasti lebih baik.

Alami Pasti Aman

Ibu hamil bekerja pasti menginginkan segala yang serba praktis. Wajar saja jika pilihannya jatuh pada minuman kemasan yang banyak terpampang apik di lemari pendingin. Karena mudah dan praktis banyak ibu hamil yang memutuskan mengonsumsi minuman kemasan setiap hari.

Padahal Moms, memilih minuman yang alami banyak manfaatnya loh untuk janin. Perlu diingat, apapun yang masuk ke dalam lambung akan diserap ke dalam aliran darah dan dikirim ke seluruh tubuh, termasuk plasenta yang bertugas mengirim makanan ke janin.

Jadi, jika Moms minum air maka janin pun akan minum sebanyak yang Moms minum. Begitu pun jika Moms minum sesuatu yang manis maka kadar gula darah si jabang bayi pun akan ikut naik. Maka dari itu betapa berpengaruhnya makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh Moms terhadap janin.

Oleh karena itu, pilihlah minuman yang bermanfaat, misalnya jus buah alami. Satu gelas jus buah dalam sehari bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan vitamin. Tapi, Moms pun jangan hanya minum jus saja, vitamin dan air putih jangan sampai terlewat juga lho.

Pilih Buah untuk Jus Alami

1. Alpukat

Alpukat membuat janin tumbuh sehat karena buah ini mengandung asam folat.  Walaupun mengandung lemak tinggi sekitar 20 - 30 kali lebih banyak dibandingkan buah yang lain, namun lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah lemak baik. Bayi yang kekurangan asam folat bisa menderita gangguan jantung, bibir sumbing, cacat saluran kemih serta cacat anggota tubuh lainnya.

2. Pepaya dan Mangga

Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus mangga dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya mengandung enzim, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin E dan mineral. Selain itu pepaya juga dapat melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.

3. Pisang

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pisang karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan mengonsumsi berlebihan karena satu buah buah pisang mengandung sekitar 85 - 100 kalori.(Mom& Kiddie//nsa)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog