Kamis, 15 Oktober 2009

SBY Bisa Dongkrak Bursa


JAKARTA, KOMPAS.com-Pertumbuhan bursa saham pada periode kedua pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono akan berkembang pesat. Indeks Harga Saham Gabungan pada akhir 2010 diperkirakan akan menyentuh level di atas 3000. Hal tersebut diungkapkan Fauzi Ichsan, ekonom sekaligus Vice President Standard Chartered, di Jakarta, Rabu (14/10) malam. "Bursa saham naik pesat di masa pemerintahan Mega dan pemerintah SBY periode pertama. Pada periode pemerintahan kedua SBY ini bursa saham juga akan tumbuh pesat," jelasnya.
Ia menuturkan, pertumbuhan bursa saham adalah refleksi pertumbuhan laba pada sektor koorporasi dan perbankan. Menurutnya, pertumbuhan sektor koorporasi dan perbankan adalah refleksi pertumbuhan ekonomi. Sehingga jika pertumbuhan ekonomi tahun ini naik dari empat persen menjadi lima persen di tahun depan,  pertumbuhan laba koorporasi dan perusahaan dan efeknya adalah bursa saham akan menguat. Meski demikian, kata dia para pemain saham tetap harus mewaspadai kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Tantangan global masih tetap menjadi hal yang utama dan sebagaian besar dunia akan mengalami krisis global lagi. "Tantang global sangat perlu diperhatikan. Kecuali jika terjadi perang, lain lagi ceritanya," demikian Fauzi Ichsan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog