Kamis, 15 Oktober 2009

Wanita Lebih Panjang Umur Tanpa Menikah


Jakarta, Sebuah studi menyebutkan bahwa wanita akan lebih panjang umur jika tidak menikah. Wanita yang menikah justru lebih cepat meninggal dunia ketimbang mereka yang tidak menikah. Benarkah?

Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Magdeburg, Jerman menyebutkan bahwa wanita yang menikah akan mengalami penyusutan umur sekitar 1,4 tahun. Berbeda dengan wanita, pria yang menikah justru lebih panjang umurnya, yaitu meningkat hingga 1,7 tahun.

Dalam studi yang melibatkan sekitar 100.000 orang di seluruh Eropa, dilaporkan bahwa penyebab kematian lebih cepat pada wanita yang menikah adalah faktor stres. Wanita menikah memiliki tanggung jawab yang lebih tinggi, diantaranya mengurus rumah, anak, suami, belum lagi mereka yang harus bekerja atau wanita karir.

"Wanita menikah dituntut berperan lebih banyak ketimbang pria. Faktor lainnya yaitu perubahan perilaku mengikuti suami. Sebagai contoh, wanita yang menikah dengan pria perokok cenderung ikut merokok atau menjadi perokok pasif," ujar Stefan Felder seperti dilansir dari Genius Beauty, Rabu (14/10/2009).

Peneliti juga menyebutkan bahwa kehidupan seks setelah menikah akan mengganggu hormon wanita. Di sisi lain, prialah yang justru diuntungkan dengan hal itu. Data statistik di Inggris (tahun 1981-2008) menunjukkan bahwa umur seorang pria yang menikah akan meningkat lebih tinggi sebanyak 5,1 tahun dibanding wanita yang hanya 3,7 tahun.

Dalam acara seminar Terapi Hormon Meningkatkan Gejala Menopause dan Meningkatkan Kualitas Hidup yang diadakan di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (14/10/2009), Prof. Dr. med. Ali Baziad, SpOG (K) pun membenarkan fakta itu.

"Wanita yang menikah harus melayani suami, melahirkan, mengurus anak, dan lainnya. Energi mereka lebih banyak terkuras dibanding wanita yang tidak menikah, dan mereka lebih cepat stres dibanding wanita yang tidak menikah," ujar Ali.

Meskipun begitu, Ali tidak menganjurkan supaya wanita tidak usah menikah, karena wanita yang tidak menikah pun tetap berisiko terkena penyakit, seperti kanker payudara dan gangguan hormon lainnya.

"Asal bisa jaga pola kesehatan fisik dan mental, menikah tidak akan jadi masalah. Modalnya cuma satu, 'Lahaula wala kuwwata illa billah'," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Wolfgang Goethe University of Frankfurt, Jerman tersebut.Nurul Ulfah - detikHealth

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog