Kamis, 15 Oktober 2009

Benarkah Cuci Tangan dengan Air Panas Lebih Baik?


Jakarta, Saat ini pemerintah sedang menggalakkan gerakan cuci tangan dengan sabun karena cukup efektif mengurangi penularan berbagai penyakit. Tanggal 15 Oktober pun diperingati sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia. Lalu benarkah cuci tangan dengan air panas lebih baik?

Banyak orang berpikir bahwa cuci tangan dengan air panas akan lebih efektif untuk membunuh bakteri dibandingkan dengan air dingin. Namun, fakta yang sebenarnya adalah setiap air yang cukup panas untuk bisa membunuh bakteri dan virus di tangan dapat membuat kulit manusia melepuh.

Jika menggunakan air panas, dapat menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah. Dengan adanya kulit yang pecah tersebut maka bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri atau virus yang dapat menyerang kapan saja, seperti dikutip dari eHow, Kamis (15/10/2009).

Air yang panas atau hangat akan bekerja efektif untuk menghilangkan minyak tubuh yang terdapat di kulit, namun tergantung dari kuman dan kotorannya. Sebaiknya menggunakan air yang hangat saja, karena penggunaan air hangat juga bisa membuat sabun menjadi lebih berbusa yang turut membantu mengambil semua sampah-sampah yang ada di tangan.

Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa air biasa saja sebenarnya cukup baik untuk membersihkan dan menghilangkan kuman, sehingga tidak perlu air yang dingin atau panas. Hal yang terpenting adalah bagaimana cara Anda menggosok tangan dengan menggunakan sabun dan air.

Ketika mencuci tangan, sebaiknya menyabuni kedua sisi tangan mulai dari pergelangan tangan hingga ujung jari-jari serta jangan lupa untuk menggososkkan sabun pada sela-sela jari. Karena banyak orang yang hanya menyabuni telapak tangan saja, padahal di sela-sela jari tersebut merupakan tempat yang paling banyak terdapat kuman. Lakukan hal tersebut selama 20 detik, lalu bilas dengan menggunakan air mengalir untuk membuang kuman-kuman.

Setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk atau tisu yang bersih sebelum melakukan kegiatan yang lain. Sebaiknya cuci tangan dilakukan sebelum dan sesudah makan, setelah bepergian, setelah bermain dengan bianatang peliharaan serta setelah menggunakan kamar mandi.

Pada saat mencuci tangan hal yag terpenting adalah penggunaan sabunnya. Air dengan suhu berapa pun tidak akan terlalu efektif jika penggunaan sabunnya tidak tepat. Vera Farah Bararah - detikHealth

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog