Kamis, 15 Oktober 2009

Musik Kurangi Stres Pasien Saat Operasi


Cleveland, Sudah sejak lama orang mengetahui bahwa musik bisa memberikan perasaan yang lebih baik serta menenangkan saraf-saraf. Baru-baru ini diketahui bahwa musik bisa digunakan untuk perawatan pasien Parkinson.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Cleveland Clinic dilaporkan bahwa musik dapat memperlambat melepasnya saraf yang jauh dari otak selama operasi yang dilakukan dalam perawatan untuk pasien Parkinson.

Pasien dengan kondisi seperti epilepsi, tumor otak, depresi berat dan gangguan motorik seperti Parkinson harus terjaga selama prosedur pembedahan yang kadang berlangsung beberapa jam.

Untuk itu Damir Janigro dan tim dari Clevelend Clinic memutuskan menggunakan waktu saat pasien terjaga untuk menentukan apakah musik bisa membuat pasien yang berada di ruang operasi lebih tenang serta berkurang stresnya.

Dalam hal ini dipahami musik bisa membantu mengurangi rasa sakit, menurunkan tekanan darah serta memperbaiki gerakan pada pasien Parkinson. Secara historis kebanyakan penelitian menghubungkan hal ini dengan korteks yaitu lapisan otak paling luar yang berhubungan dengan fungsi-fungsi seperti daya ingat, kesadaran dan pikiran yang abstrak atau imajinasi.

Pada penelitian ini melibatkan lebih dari 12 pasien bedah saraf yang kebanyakan mengalami Parkinson. Pasien ini mendengarkan 3 pilihan musik yaitu irama musik tanpa melodi yang jelas, musik melodi dengan irama yang tidak jelas dan musik diantara keduanya. Untuk mencegah adanya ayunan yang biasa mengikuti saat mendengar musik, maka secara khusus musiknya dibuat oleh mahasiswa Cleveland Institute of Music.

"Hampir semua pasien mengatakan bahwa musik yang bermelodi paling menenangkan, ini karena musik tersebut bisa menurunkan aktivitas saraf individu di dalam otak," ujar Janigro, seperti dikutip dari Time, Rabu (13/10/2009).

Janigro menambahkan dengan mendengarkan musik yang tepat, pasien akan lebih santai berada di ruang operasi. Hal ini berarti dapat mengurangi penggunaan obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah sehingga waktu penyembuhan pasien bisa lebih cepat.

"Jenis operasi bedah saraf ini bisa menjadi pengalaman yang dapat menimbulkan trauma pada pasien, sehingga diharapkan dengan menggunakan musik dapat mengurangi kecemasan pasien," tambahnya.Vera Farah Bararah - detikHealth

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog