Jumat, 23 Oktober 2009

POLITIK: Fadilah Supari Bantah Sebut Endang Jual Virus


VIVAnews - Siti Fadilah Supari membantah telah menyebut Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih 'membawa' spesimen virus flu burung ke luar negeri. Menurut Siti Fadilah, virus itu tidak pernah dijual-belikan.

"Saya kira itu plintiran dari para wartawan. Virus tidak laku masa dijual," kata mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari usai serah terima jabatan di Gedung Departemen Kesehatan, Kamis 22 Oktober 2009 malam.

Menurut Siti Fadilah, tudingan yang menyebut dirinya mengatakan Endang melakukan jual beli spesimen virus adalah tidak benar. Berita itu dinilai sebagai kesalahan.

"Tidak ada. Itu saya kira kesalahan dan sudah saya terangkan bahwa virus itu tidak diperjualbelikan. Jadi tidak ada yang mau menjual virus apapun juga kemana-mana," kata Siti Fadilah yang didampingi Endang Rahayu.

Kemarin, Siti Fadilah tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Presiden SBY menyebut Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai penggantinya.

Tidak hanya karena Endang dekat dengan laboratorium Namru-2 milik Angkatan Laut AS, tapi juga karena persoalan virus H5N1 yang pernah membuat Endang diduga dimutasi.

Usai dilantik menjadi Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih, menanggapi berbagai kritik dari sejumlah kalangan. Salah satunya adalah soal  The US Naval Medical Reseach Unit Two (Namru).

Endang melanjutkan bahwa sebagai peneliti tidak hanya  bekerjasama dengan Amerika Serikat, melainkan juga Jepang, China, dan Belanda. "Saya dekat dengan Namru, dekat dengan Belanda, Jepang, China untuk penelitian malaria," ujar Endang.

Endang melanjutkan, sebagai peneliti tentu dekat dan bekerjasama dengan banyak instansi. "Jadi tidak ada saya dekat ini dan tidak dekat dengan ini, itu tidak," ujar dia dalam keterangan pers bersama.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog