Rabu, 11 November 2009

KESEHATAN: Tingkat Kesuburan Menurun, Apa yang Salah?



VIVAnews - Setiap hal yang berlebihan memang akan memunculkan efek negatif, salah satunya adalah berolahraga. Bagi wanita, olahraga secara berlebihan ternyata bisa mengurangi tingkat kesuburan.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari "Norwegian University of Science and Technology" pada 3000 wanita menunjukkan bahwa wanita yang olahraga secara berlebihan berisiko tiga kali lebih besar mengalami masalah kesuburan. Hal tersebut diketahui melalui survei terkait frekuensi olahraga, durasi dan intensitas wanita tersebut, antara 1984 - 1986. Lalu, sepuluh tahun kemudian mereka disurvei kembali terkait kesuburan dan kehamilannya.

"Di antara sekian banyak wanita kami menemukan dua kelompok yang mengalami masalah kesuburan. Pertama, kelompok wanita yang berolahraga hampir setiap hari dan kelompok kedua yang berolahraga hingga kelelahan," kata Sigridur Lara Gudmundsdottir, kepala peneliti, seperti VIVAnews kutip dari Daily Mail, Selasa 10 November 2009.

Meskipun ada faktor lain yang berpengaruh pada kesuburan seperti usia, berat badan, pernikahan dan rokok, dua kelompok tersebut mengalami masalah kesuburan tiga kali lebih besar dibandingkan wanita yang berolahraga sesuai porsinya. Hal ini bisa terjadi pada wanita yang berusia di bawah 30 tahun tahun dan berolahraga secara berlebihan.

Kabar baiknya adalah efek negatif dari olahraga secara berlebihan tidak membuat masalah kesuburan bersifat permanen. Karena, dari penelitian meskipun dua kelompok wanita tersebut mengalaai masalah kesuburan, pada akhirnya tetap memiliki anak.

"Wanita yang berolahraga secara keras pada pertengahan 1980an, baru memiliki anak di akhir 1990an," tambah Gudmundsdottir.

Belum diketahui secara detail mengapa hal tersebut bisa terjadi. Gudmundsdottir menganjurkan pada wanita yang ingin memiliki anak sebaiknya berolahraga sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog