Senin, 23 November 2009

NASIONAL: Sebelum Akhir 2009, Tol Kanci-Pejagan Rampung



VIVAnews - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) berharap kepada PT Bakrie Toll Road sebagai pemegang konsesi menyelesaikan pembangunan ruas Tol Kanci - Pejagan sebelum berakhirnya tahun ini (2009).

"Kalau kami melihat 
progress di lapangan sebenarnya tinggal 1.500 meter jalan beton yang belum di pasang," kata Kepala BPJT Nurdin Manurung dalam siaran pers yang diterimaVIVAnews di Jakarta, Minggu, 22 November 2009.

Nurdin memperkirakan, dengan teknologi "
Precast Prestress Concrete Pavement" (PPCP)" yang diadopsi PT Adhi Karya Tbk selaku kontraktor ruas tersebut pekerjaan tinggal tiga hari lagi apabila cuaca mendukung.

Dirinya berharap, agar investor Tol Kanci - Pejagan dapat bekerja lebih keras lagi untuk menyelesaikan proyek pekerjaan yang menjadi salah satu program kerja 100 hari Menteri Pekerjaan Umum.

Nurdin menuturkan, seharusnya investor sudah menghitung volume pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam sisa waktu yang tersedia, bahkan kalau perlu menambah tenaga manusia dan peralatan.

"Tugas kami (BPJT) hanya melaksanakan pengawasan kualitas pekerjaan, sedangkan maju mundurnya waktu penyelesaian sangat tergantung kepada kerja keras investor," tutur dia yang mengaku puas dengan kualitas konstruksi Kanci-Pejagan.

Terkait dengan rencana
 connectivitas (terhubungnya) dengan tol Palimanan - Kanci yang dikelola Jasa Marga yang sudah lebih dulu beroperasi (existing), dirinya mengatakan termasuk hal yang harus diselesaikan sebelum tol beroperasi.

"Saya akan memanggil kedua operator (Bakrie Toll Road dan Jasa Marga) pada hari Selasa (22/11), untuk membicarakan terhubungnya ke dua jalan itu terkait dengan sistem transaksi tol nantinya agar jangan sampai ada masalah," ujarnya.

Nurdin mengakui, sebenarnya soal 
connectivitas bukan hal yang rumit. Sebab, tinggal memindahkan gerbang tol milik Jasa Marga lebih ke belakang (arah Jakarta). Namun, persoalannya siapa yang harus menanggung biayanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bakrie Toll Road Harya M Hidayat mengatakan pihaknya akan bekerja keras dalam upaya menyelesaikan pekerjaan sebelum 100 hari yang menjadi program kerja.

"Kalau melihat pekerjaan saat ini sebenarnya tinggal lima persen lagi, sehingga dipastikan Desember 2009 sudah dapat diselesaikan. Kami selaku manajemen sangat komitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target pemerintah," ujarnya.

Terkait dengan interkoneksi dengan Tol Palimanan - Kanci, dia menuturkan, sebenarnya sudah menyelesaikan tahap akhir final tetapi diharapkan BPJT juga ikut berperan aktif untuk mempercepat keputusan.

Secara rinci, Harya menuturkan, pekerjaan yang tersisa tinggal beberapa lagi yang mencakup konstruksi ringan, perlengkapan rambu tol, serta terkai dengan manajemen operator nantinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog