Sabtu, 07 November 2009

KPK: "Nilai 9 untuk Komunikasi Politik Kapolri"



VIVAnews - Dalam ilmu komunikasi politik, penjelasan dan argumentasi Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam rapat dengar pendapat dengan komisi III semalam dinilai sangat baik.
 
"Kapolri dapat nilainya 9. Dia berhasil banget," ujar pengamat komunikasi politik Effendi Ghazali kepada wartawan di kantor KontraS, Jakarta, Jumat 6 November 2009.
 
Effendi juga menyamakan penyampaian dan argumentasi Kapolri dan Kabareskrim Komjen Susno Duadji dengan kasus skandal seks mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton. "Bagaimana Bill Clinton juga seperti itu, dia tidak pernah mengakui skandalnya. Tapi akhinya dia mengakui, dan minta maaf kepada publik," kata dosen komunikasi politik UI ini.
 
Sedangkan kepada komisi III DPR, Effendi memberi nilai 6. Alasannya, kualitas komisi III dalam memberikan pertanyaan kepada Kapolri sangat rendah terkait berbagai kasus korupsi dan keterlibatan anggotanya sangat rendah. "Saya tidak terkejut, kualitas DPR kita memang seperti itu," katanya. 
 
Menurut Effendi, pertanyaan kritis dan mendalam seharusnya disampaikan oleh komisi III kepada Kapolri. Namun sebaliknya, pernyataan dukungan dilontarkan oleh anggota komisi III terhadap Polri dalam kasus dugaan kriminalisasi pimpinan KPK.

Sementara, Koordinator ICW Danang Widoyoko meragukan obyektifitas komisi III DPR. "RDP tersebut memberi kesan bahwa DPR, khususnya komisi III memberi dukungan kepada Kapolri dalam proses hukum Bibit dan Chandra," katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share

Arsip Blog